Minggu, 31 Maret 2013

Malaikat

Malaikat
Para malaikat tidak mengerjakan sesuatu yang tidak diperintahkan oleh Allah SWT. Nabi Muhammad Rosulullah saw. pernah bertanya kepada Jibril as., "Wahai Jibril, apa yang menghalangimu tidak mengunjungi kami lebih banyak ....
 
Malaikat adalah makhluk gaib yang diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya. Mereka tidak berjenis kelamin, bukan pria dan bukan pula wanita. Mereka juga tidak memiliki nafsu, tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur. Mereka makhluk paling taat dan paling patuh kepada perintah Allah SWT. "Sebenarnya mereka (para malaikat itu) adalah hamba-hamba dimuliakan, mereka tidak berbicara mendahului­nya dan mereka mengerjakan perintah-perintah-Nya." (QS. 21 /Al-Anbiya’: 26-27) "Mereka takut kepada Tuhan yang (berkuasa) di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka)." (QS. 16/An-Nahl: 50)

Para malaikat tidak mengerjakan sesuatu yang tidak di­perintahkan oleh Allah SWT. Nabi Muhammad Rosulullah saw. pernah bertanya kepada Jibril as., "Wahai Jibril, apa yang menghalangimu tidak mengunjungi kami lebih banyak dari biasanya?" Maka turunlah ayat, "Tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali atas perintah Tuhanmu. Kepunyaan-Nya segala apa yang ada di hadapan kita, yang ada di belakang kita, dan segala yang ada di antara keduanya, dan Tuhanmu tidak lupa." (QS. 19/Maryam: 64) Ayat tersebut, menurut Ibnu Abbas adalah merupakan jawaban untuk Muhammad saw. (HR. Muslim dari Ibnu Abbas ra.)

Setiap waktu sepanjang masa para malaikat senantiasa bersujud dan bertasbih kepada Allah SWT. "Dan (malaikat-malaikat) yang yang di sisi-Nya tidak memiliki rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa lelah. Mereka (para malaikat) bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang." (QS. 21/Al-Anbiya’: 19-20) "Dan engkau (Muhammad) akan melihat malaikat-malaikat melingkar di sekeliling Arys, bertasbih


sambil memuji Tuhannya," (QS. 39/Az-Zumar. 75) "...mereka (malaikat) yang di sisi Tuhanmu bertasbih kepada-Nya pada waktu malam dan siang hari, sedang mereka tidak pernah jemu." (QS. 4:1/Fushshilat: 38)

Malaikat selalu berbaris dengan teratur. "Dan tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing memiliki kedudukan tertentu, dan sesungguhnya kami selalu teratur dalam barisan (dalam melaksanakan perintah Allah)." (QS. 37/Ash-Shoffat: 1) "Pada hari berdiri ruh (Malaikat Jibril) dan para malaikat berdiri bershof-shof, mereka tidak berkata-kata kecuali siapa yang diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar." (QS. 78/An-Naba’: 38) "Dan hadirlah Tuhanmu, sedang malaikat berbaris-baris." (QS. 89/ Al-Fajr: 22)

Beriman kepada malaikat-malaikat Allah adalah Rukun Iman kedua, sehingga setiap umat Islam wajib mempercayai keber­adaannya. Percaya adanya malaikat juga berarti beriman kepada yang gaib, dan hukumnya wajib bagi setiap muslim. "Kitab (Al- Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib, melaksanakan sholat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS. 2/Al-Baqoroh: 2-3)

Perihal wujud malaikat, Al-Qur’an menerangkan, "Segala puji bagi Allah Pncipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambah pada ciptaan-Nya apa Dia kehendaki. Sungguh Allah Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS. 35/Fathir: 1) Dengan sayapnya masing- masing, malaikat memiliki kecepatan gerak yang luar biasa. "Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun." (QS. 70/ATMa’arij: 4) Maksudnya, para malaikat dan Jibril as. jika menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu lima puluh tahun.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pengikut

Daily Calendar

Google+ Followers